“Ada usulan yang sangat konkret. Beliau langsung menandatangani penetapan Hari Wayang Nasional. Usulan yang datang dari masyarakat dan beliau langsung diambil suratnya, ditandatangani di tempat,” kata Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Hilmar Farid seusai pertemuan budayawan dan seniman dengan Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (11/12/2018).
“Sekarang tanggal 7 November tanggal penetapan wayang (sebagai warisan budaya dunia oleh) UNESCO, ditetapkan sebagai Hari Wayang Nasional,” imbuhnya.
Hilmar mengatakan penetapan tersebut akan berdampak pada seni pewayangan. Apalagi nantinya wayang akan punya satu forum.
“Yang selama ini wayang tersebar di mana-mana, sekarang punya satu forum untuk mengembangkannya lebih lanjut,” katanya.
Dia menegaskan usulan penetapan Hari Wayang Nasional itu datang dari masyarakat, yang kemudian ditanggapi baik oleh Jokowi.
“Usulan dari masyarakat, dalam hal ini masyarakat pencinta wayang, dalam kasus ini Sena Wangi, satu organisasi yang selama ini memang bergerak untuk memuliakan wayang. Ada usulan karena 7 November adalah tanggal ditentukannya wayang sebagai warisan budaya dunia dari UNESCO, kenapa tidak dijadikan sebagai Hari Wayang Nasional,” kata Hilmar.
“Langsung ditandatangani di tempat oleh beliau,” imbuhnya. (dct)