Konglomerat Yang Masuk Dan Terdepak Dari Daftar Orang Kaya

NASIONAL, RAGAM8 Dibaca

JAKARTA (MS) ‐ Pandemi covid-19 sepanjang 2020 membawa rentetan kabar buruk bagi dunia usaha. Ekonomi Indonesia bahkan terkontraksi 5,3 persen dan 3,5 persen pada kuartal II dan III serta jatuh ke jurang resesi untuk pertama kalinya sejak krisis keuangan Asia 1997.

Kondisi ini menyebabkan lebih dari setengah taipan dalam daftar 50 konglomerat Indonesia versi Forbes mengalami penurunan harta kekayaan. Empat di antaranya bahkan terdepak dari daftar tersebut di tahun ini.

Meski demikian, krisis ternyata juga memberikan dorongan kepada beberapa orang untuk meningkatkan kekayaannya. Tercatat empat Konglomerat berhasil masuk ke deretan orang terkaya Indonesia tahun ini dengan peningkatan harta cukup signifikan dari tahun sebelumnya.

Berikut konglomerat yang masuk dan terdepak di daftar orang terkaya Indonesia versi Forbes 2020.

A. Masuk

1. Handojo Santosa

Ia berada di posisi ke-38 daftar orang paling kaya di Indonesia dengan kekayaan bersih US$735 juta. Handojo Santosa adalah pemilik mayoritas Japfa yang terdaftar di Singapura, dan secara tidak langsung menjalankan bisnis makanan.

Japfa memproduksi makanan pokok protein, makanan kemasan, dan produk susu salah satunya susu segar dengan merek Greenfields.

Pada Juli 2020, Japfa menjual 25 persen sahamnya di unit produk susu Cina AustAsia Investments seharga US$254 juta kepada raksasa susu Jepang Meiji.

2. Wijono dan Hermanto Tanoko

Menempati posisi ke-39 dengan kekayaan US$700 juta, mereka mengendalikan perusahaan cat milik swasta Avia Avian. Perusahaan cat domestik itu merupakan yang terbesar kedua di Indonesia.

Perusahaan ini didirikan pada tahun 1978 oleh ayah mereka Soetikno Tanoko. Di bawah keluarga keluarga Tanoko, Avian telah berkembang menjadi FMCG, properti dan ritel.

3. Jerry Ng

Duduk di posisi ke-44 dengan kekayaan US$600 juta, bankir veteran Jerry Ng yang memiliki pengalaman lebih dari tiga dekade, mendapatkan kekayaannya dari saham Bank Jago.

Bank Jago yang diakuisisi pada 2019 kini bertranformasi menjadi bank digital dan ingin bekerja sama dengan perusahaan tekfin kecil dan menengah.

Jerry Ng sebelumnya memegang posisi teratas di Bank Danamon Indonesia dan Bank Central Asia. Hingga Februari 2019 ia menjabat sebagai direktur utama Bank BTPN.

4. Susanto Suwarto

Menempati posisi ke-50 dengan kekayaan bersih US$450 juta Susanto Suwarto adalah salah satu pendiri Elang Mahkota Teknologi (Emtek) yang didirikan pada tahun 1983 sebagai penyedia layanan PC dan peralatan komputer.

Saat ini bisnis Emtek meliputi solusi IT, media dan telekomunikasi. Suwarto menjabat sebagai komisaris di Emtek serta di beberapa anak perusahaan.

Dengan gelar di bidang elektronika dan teknik telekomunikasi, Suwarto mendapatkan kekayaannya dari saham minoritas di Emtek

B. Terdepak

1. Aksa Mahmud

Pendiri Bosowa Corp yang juga merupakan politikus Partai Golkar ini terdepak dari daftar orang terkaya di Indonesia versi Forbes. Tahun lalu, ia menempati posisi ke-44 dengan kekayaan bersih US$740 juta.

2. Kusnan dan Rusdi Kirana

Kakak beradik Kusnan dan Rusdi Kirana juga keluar dari daftar konglomerat versi Forbes di tengah pandemi. Perusahaan maskapai Lion Air yang mereka kelola menderita karena anjloknya perjalanan udara.

Tahun lalu, mereka menempati posisi ke-38 dengan kekayaan US$835 juta

3. Donald Sihombing

Donald merupakan pemegang saham terbesar PT Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS). Pada 2018 harga saham Totalindo sempat mencapai Rp 990 per saham. Pada harga saham tersebut, nilai kapitalisasi saham Totalindo sempat mencapai Rp33 triliun.

Ia terdepak dari daftar setelah pada tahun lalu menempati posisi ke-34 dengan kekayaan US$970 juta.

4. Kardja Rahardjo

Kardja Rahardjo menjalankan perusahaan pelayaran Pelayaran Tamarin Samudra, yang didirikannya pada tahun 1998.

Perusahaan menyediakan layanan sewa kapal itu memiliki berbagai macam klien termasuk Perusahaan Minyak Lepas Pantai Nasional China. Sahamnya tercatat di Bursa Efek Indonesia pada Mei 2017 dan saat itu memiliki hampir 80 persen saham.

Tahun lalu ia berada di posisi ke-31 dengan kekayaan bersih US$1,02 miliar.(CNN Indonesia).

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed