Selain IQ, Ini 11 Tanda Kecerdasan yang Membuktikan Seseorang Genius

Senin, September 27th 2021. | NASIONAL | Dibaca 601 Kali

Foto: Thinkstock/Selain IQ, Ini 11 Tanda Kecerdasan yang Membuktikan Seseorang Genius

JAKARTA (MS) – Psikolog dan ahli lainnya telah menemukan banyak cara untuk melihat kecerdasan manusia. Ternyata, untuk melihat ke-geniusan seseorang tidak hanya dilihat dari kecerdasan intelektual atau tes IQ.
Tes IQ memang menjadi salah satu parameter dalam melihat tingkat kecerdasan seseorang, khususnya untuk mengukur bakat dan kemampuan. Tetapi, kecerdasan tidak semuanya tentang IQ.

Tes tersebut mengukur keterampilan khusus seperti penalaran, memori, dan pemecahan masalah tetapi tidak dapat menangkap gambaran yang lebih luas dari kemampuan seseorang secara keseluruhan.

Selain itu, Tes IQ tidak menilai sifat-sifat penting seperti kreativitas atau keterampilan emosional. Orang-orang dari latar belakang yang berbeda memiliki berbagai tingkat keakraban dengan konsep dan struktur tes, sehingga skor rendah mungkin tidak selalu mewakili kemampuan intelektual yang sebenarnya.

Tanda Kecerdasan Selain IQ
Melansir Healthline, Sabtu (25/9/2021), seorang psikolog dan profesor Howard Gardner, memperkenalkan sebuah teori populer yang menunjukkan bahwa ada sembilan jenis kecerdasan yang berbeda. Tanda kecerdasan tersebut dapat dilihat dengan hal-hal berikut ini:

1. Memiliki Sikap Empati
Empati merupakan kemampuan untuk mengalami sesuatu dari sudut pandang orang lain. Empati adalah komponen kunci dari kecerdasan emosional. Kecerdasan ini mengacu pada kemampuan untuk memahami emosi dan mengekspresikannya dengan cara yang sehat dan produktif.

Langkah pertama yang dapat dilakukan adalah mengakui emosi diri sendiri. Orang dengan tingkat kecerdasan emosional tinggi umumnya memiliki kesadaran yang cukup baik tentang apa yang dipikirkan dan dirasakan oleh orang lain.

Empati juga dapat muncul sebagai tingkat pertimbangan dan penerimaan yang lebih dalam dari berbagai pengalaman orang lain. Tanda kecerdasan jenis ini dapat dikembangkan melalui kebiasaan. Seperti belajar banyak tentang orang lain dan mengungkapkan kepedulian terhadapnya.

2. Menghargai Kesendirian
Menurut sebuah studi yang dilakukan tahun 2016 dalam melihat potensi dampak persahabatan, kepadatan penduduk, dan kecerdasan pada kebahagiaan, orang dengan kecerdasan yang lebih besar merasa kurang puas dengan kehidupan ketika mereka menghabiskan lebih banyak waktu bersosialisasi dengan teman.

Semakin banyak seseorang menghabiskan waktu untuk bersosialisasi, semakin sedikit waktu yang ia miliki untuk berpikir introspektif dan mengejar minat dan rencana diri sendiri. Pada intinya, seseorang dapat dengan mudah memiliki beberapa hubungan dekat dan menghargai waktu yang dihabiskan bersama orang-orang terkasih selama memiliki cukup waktu untuk diri sendiri.

Bisa menghargai waktu untuk diri sendiri dan membaginya dalam hal interaksi merupakan salah satu tanda kecerdasan yang dimiliki seseorang.

3. Memahami Diri Sendiri
Mengetahui apa yang dibutuhkan dari interaksi yang dilakukan merupakan salah satu bagian dari kesadaran diri. Memahami diri sendiri berhubungan dengan sifat dan kemampuan, nilai kehidupan, tujuan dan keinginan, dan karakteristik hidup lainnya.

Orang yang memahami identitas dirinya dengan kuat biasanya orang tersebut akan merasa percaya diri dengan keterampilan yang dimiliki dimanapun ia bekerja. Salah satu hal yang dapat dilakukan untuk melatih pemahaman terhadap diri sendiri adalah dengan berani menentukan langkah sesuai dengan nilai atau prinsip pribadi.

4. Selalu Ingin Tahu Lebih Banyak
Tanda kecerdasan seseorang lainnya adalah memiliki rasa keingintahuan yang tinggi. Sehingga, orang tersebut akan berusaha mencari tahu lebih banyak tentang hal yang terjadi atau ilmu yang dipelajari.

Rasa ingin tahu juga dapat muncul sebagai keingintahuan pada kehidupan dan pengalaman orang lain. Ciri-ciri orang yang memiliki keinginan untuk mengetahui lebih banyak hal adalah memiliki keterbukaan pikiran dan kemauan untuk mempertanyakan apa yang ingin diketahui.

Segala bentuk keingintahuan tersebut berkaitan erat dengan kecerdasan. Dalam sebuah studi tahun 2016, para peneliti mengeksplorasi faktor-faktor potensial yang mungkin mempengaruhi keterbukaan dengan melihat data dari 5.672 orang sejak lahir hingga usia 50 tahun.

Mereka menemukan bahwa anak-anak yang memiliki skor IQ lebih tinggi pada usia 11 tahun cenderung menunjukkan keterbukaan yang lebih besar terhadap pengalaman pada usia 50 tahun.

5. Memiliki Kemampuan Mengamati dan Mengingat
Memperhatikan apa yang terjadi di sekitar kita termasuk salah satu cara dalam menunjukkan kecerdasan. Orang tersebut memiliki memori kerja yang baik, yakni kemampuan untuk menyimpan dan bekerja terhadap informasi tertentu.

Faktanya, kemampuan untuk memperhatikan dan mengamati dapat berhubungan dengan berbagai jenis kecerdasan. Di antaranya cara melihat yang bagus yakni elemen kecerdasan spasial visual dan kemampuan untuk membaca atau mendengar, yakni kecerdasan verbal-linguistik.

Selain itu, Gardner mengatakan, pemahaman yang mendalam tentang alam bahkan memiliki kemungkinan menjadi sebuah jenis kecerdasan, yakni kecerdasan naturalis. Kecerdasan tersebut mungkin muncul sebagai kemampuan bawaan untuk mengenali pola atau perubahan dalam lingkungan alam.

6. Memiliki Memori Tubuh yang Baik
Kecerdasan juga bisa muncul dalam konteks fisik. Sebagai contoh, mungkin seseorang tidak dapat menjelaskan cara menuju ke restoran tertentu, tetapi kaki kita tahu jalannya meskipun hanya berjalan ke bagian kota itu sekali, beberapa tahun yang lalu.

Contoh lain, ketika seseorang melakukan gerakan tari yang rumit setelah instruktur mengajarinya sekali saja. Kecerdasan kinestetik-jasmani yang tinggi inilah yang dapat menghasilkan ketangkasan dan koordinasi yang lebih baik. Orang dapat mengingat pola gerakan dan dapat menirunya tanpa banyak usaha.

7. Dapat Menghadapi Tantangan dalam Hidup
Hidup tidak selalu sederhana, dan beberapa orang menemukan kehidupan yang rumit namun bisa menghadapinya dengan mudah daripada orang lain.

Adaptasi adalah komponen kunci dari kecerdasan. Ini menggambarkan kemampuan seseorang untuk menyesuaikan diri dengan situasi baru atau peristiwa yang berubah. Sifat ini juga dapat terhubung dengan ketahanan, yaitu kemampuan untuk pulih dari kesulitan.

Mungkin detikers akan menghadapi ketidakpastian dan dituntut untuk siap menghadapi segala yang ada di depan mata. Bahkan ketika segala sesuatunya tidak berjalan seperti yang diharapkan, detikers dapat bangkit kembali dengan cepat dan siap untuk terus mencoba.

Karakteristik ini menekankan kecerdasan seseorang, terutama ketika menghadapi kesulitan dengan selera humor atau ditanggapi dengan santai penuh candaan.

8. Mampu Menjaga Kedamaian
Keterampilan interpersonal yang kuat juga menunjukkan kecerdasan. Salah satunya dengan mengambil resolusi konflik. Mungkin seseorang memiliki bakat untuk menciptakan perdamaian di antara rekan kerja yang tidak puas atau teman yang bertengkar. Bahkan ketika masih muda, merasa mudah untuk menenangkan pertengkaran saudara kandung atau menghibur orang tua yang frustasi.

Keterampilan jenis ini memiliki beberapa komponen, yang semuanya berkaitan dengan kecerdasan, seperti membaca bahasa tubuh orang lain, mendengarkan cerita dari kedua belah pihak dengan penuh empati, dan mendorong pihak yang terlibat konflik untuk mempertimbangkan perspektif lain.

9. Cenderung Khawatir tentang Banyak Hal
Khawatir, pada dasarnya, sama dengan mempersiapkan diri dalam menghadapi kemungkinan sesuatu yang tidak menyenangkan. Orang yang hidup dengan kecemasan umumnya menghabiskan banyak waktu untuk mengkhawatirkan, bahkan tentang hal-hal yang mereka akui sangat tidak mungkin terjadi.

Sisi positif dari kekhawatiran ini menunjukkan kecerdasan yang lebih besar. Sebuah studi kecil 2011 juga menghubungkan kecemasan dengan kecerdasan. Peneliti menjelaskan bahwa orang dengan IQ tinggi mungkin sangat khawatir atau sangat sedikit khawatir.

Orang yang sangat cerdas mungkin tidak menghabiskan banyak waktu untuk menekankan hal-hal yang mereka tahu tidak mungkin terjadi. Mereka mungkin juga merasa lebih aman dalam kemampuan mereka untuk menangani setiap tantangan yang muncul. Sebagai hasil dari kepercayaan diri ini, mereka kurang khawatir.

Di sisi lain, orang yang sangat cerdas mungkin menghabiskan lebih banyak waktu untuk khawatir karena mereka memiliki pengetahuan yang luas tentang potensi ancaman dan ingin bersiap untuk setiap kemungkinan.

Kekhawatiran ini mungkin melibatkan rencana brainstorming untuk menangani situasi atau memikirkan cara untuk menghindari masalah.

10. Pandai Mengelola Emosi
Cara seseorang dalam mengelola emosi menjadi parameter tentang banyaknya kecerdasan emosional yang dimiliki. Pada umumnya, orang dengan kecerdasan emosional tinggi dapat mengenali emosi yang kompleks dan memahami bagaimana emosi itu mempengaruhi pilihan dan perilaku.

Selain itu mereka juga cenderung menanggapi emosi secara produktif, melatih pengendalian diri untuk mengungkapkan perasaan pada waktu yang tepat, dan mengungkapkan perasaan dengan cara yang aman dan sehat.

Seperti aspek kecerdasan emosional lainnya, keterampilan pengaturan emosi berkembang dengan latihan. Jadi, detikers dapat memulai dengan kiat-kiat untuk melatih emosi yang lebih baik ya!

11. Punya Hewan Peliharaan
Ternyata, memiliki hewan peliharaan termasuk salah satu tanda kecerdasaan yang dimiliki seseorang. Orang yang memiliki hewan peliharaan berdampak positif terhadap kesehatan mental.

Mereka cenderung merasa kurang kesepian, merasa lebih mudah untuk mengelola stres, dan mengalami lebih sedikit gejala depresi.

Sebagai contoh saat berbicara dengan hewan peliharaan ketika dalam kondisi kesal. Seperti berbicara pada diri sendiri, melampiaskan rasa frustasi kepada hewan peliharaan yang selalu mendengarkan dapat membantu memproses rasa sakit dan kesusahan yang mengarah ke suasana hati yang lebih baik.

Hal tersebut dapat menjadi cara yang baik untuk mengelola emosi. Pengaturan emosi yang baik, seperti disebutkan di atas, adalah tanda kunci kecerdasan emosional.(detikcom).

Print Friendly, PDF & Email
Please follow,Share and Like us :

Related For Selain IQ, Ini 11 Tanda Kecerdasan yang Membuktikan Seseorang Genius