Pembangunan Rest Area Di Desa Laut Tador Diduga Sarat Penyimpangan

Sabtu, November 13th 2021. | Batubara, RAGAM | Dibaca 420 Kali

Pembangunan rest area dan pemasaran UMKM diduga sarat penyimpangan

BATUBARA (MS) – Pembangunan rest area dan pemasaran UMKM di jalan lintas Desa Pelanggiran Kecamatan Laut Tador Kabupaten Batubara Prov. Sumut jadi sorotan masyarakat karena dinilai pembangunannya dikerjakan kurang sesuai dengan ketentuan.

Dana pembangunan proyek tersebut berasal dari dana PEN bersumber dari APBD Batubara yang menghabiskan anggaran hampir Rp 1,9 M.

Ivestigasi yang dilakukan tim Wappress, Kamis (11/11/2021), di lokasi pembangunan Rest Area terlihat beberapa kejanggalan.

Pasalnya, proyek yang dibangun di atas lahan HGU PT Perkebunan Sumatera Utara (PSU), pada dinding turap bangunan terlihat sudah retak retak. demikian pula pembuatan lantai menggunakan besi tikar 6 MM terlihat ketebalannya sangat tipis hanya berkisar 4-5 Cm.

Juga terlihat tanah yang dipergunakan untuk menimbun diambil dari lokasi tepatnya dari belakang lokasi  pengerjaan. Akibatnya, bekas galian menjadi danau yang dikhawatirkan akan membahayakan terutama anak – anak yang dibawa singgah ke Rest Area kelak.

Pada rangka terlihat bahan rangka baja yang dipergunakan sangat tipis sehingga dikhawatirkan akan rubuh dan menimpa orang yang singgah di Rest Area.

Berdasarkan plang proyek diketahui merupakan proyek Pemerintah Kabupaten Batubara Satker Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Tahun Anggaran 2021, dengan nama kegiatan, ‘Pembangunan Rest Area Dan Pemasaran UMKM’ di Desa Pelanggiran Kecamatan Laut Tador (PEN) dan Nomor Kontrak : 1875676/pk/ppk/sp/dpupr-bb/ dianggarkan melalui APBD Batubara tahun 2021 senilai  Rp. 1.883.872.642,10.

Dari plang proyek juga diketahui Konsultan Pengawas adalah CV ARB Jaya Konsultan dan Pelaksana Pengerjaan CV Joehanda.

Ketika dikonfirmasi,  Kabid Penataan Ruang Dinas PUPR Kabupaten Batubara Yasser selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) menyebutkan penimbunan tidak tercantum pada RAB. “Masalah tanah timbunan itu mungkin sumbangan PT. PSU ,” jawabnya singkat.

Terkait kejanggalan yang ditemukan, Yasser minta wartawan bersabar. “Sabar ya bang. Kita akan turun ke lokasi. Pengawas dan rekanan akan kita tegur. Bahkan, bila kejanggalan tersebut sudah betul – betul menyimpang akan kita perintahkan dibongkar,” tandas Yasser.

Pembanguan rest area tersebut masih akan terus dipantau wartawan.

Laporan : Sutan S

Print Friendly, PDF & Email
Please follow,Share and Like us :
tags: , ,

Related For Pembangunan Rest Area Di Desa Laut Tador Diduga Sarat Penyimpangan