Tas Merah Terapung Di Muara Sungai Ular, Ternyata Isinya Mayat Bayi

Selasa, Februari 8th 2022. | HUKUM - KRIMINAL, RAGAM, Serdang Bedagai | Dibaca 528 Kali

Mayat bayi jenis kelamin perempuan ditemukan di dalam tas ransel yang terapung di muara Sungai Ular Pantai Cermin

SERGAI (mimbarsumut.com) – Warga Desa Kotapari, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai digegerkan dengan temuan tas ransel berwarna merah berisi mayat bayi perempuan, Senin (7/2/2022) sekira pukul 12.30 WIB, persisnya di muara Sungai Ular.

Dua nelayan yang melihat pertama kali tas berisi mayat bayi itu adalah, Safaruddin, (31) dan Arifin (35) warga Desa Kotapari, Kec. Pantai Cermin, Kab. Serdang Bedagai.Saat itu mereka sedang mencari ikan di muara Sungai Ular dan melihat tas ransel berwarna merah sedang terapung.

Penasaran, mereka membuka isi tas dan melihat mayat bayi yang sudah terkelupas kulitnya itu hanya ditutupi dengan dua helai kain sarung sehingga saat itu juga memberitahukan penemuan tersebut kepada warga masyarakat dan kemudian membawanya ke pesisir pantai.

Kapolres Serdang Bedagai, AKBP Ali Machfud SIK, MIK, melalui Kapolsek Pantai Cermin, Iptu M Tambunan, Selasa (8/2/2022) mengatakan bahwa setelah team tiba di tempat tersebut diketahui bahwa mayat bayi tersebut telah dibawa dari tempat ditemukan ke pesisir pantai oleh warga masyarakat.

Kemudian dilakukan identifikasi diketahui bahwa mayat bayi tersebut berjenis kelamin perempuan. Pada saat dilakukan pemeriksaan diketahui bahwa badan mayat bayi perempuan tersebut sebahagian telah membiru, kulit pada bagian hidung telah terkelupas dan pada bagian pusar terdapat luka serta ditutup dengan kertas tisu serta terdapat bercak darah pada kertas tisu tersebut.

Pelaku masih dalam penyelidikan, dari lokasi diamankan barang bukti 1 unit Tas ransel merk POLO warna merah, 2 helai kain sarung,” jelas Kapolsek .

Laporan : Sutrisno

Print Friendly, PDF & Email
Please follow,Share and Like us :
tags: , , ,

Related For Tas Merah Terapung Di Muara Sungai Ular, Ternyata Isinya Mayat Bayi