Loka POM Kota Tanjungbalai Temukan 107 Produk Makanan Kadaluarsa

Minggu, Mei 24th 2020. | Kesehatan, Tanjungbalai | Dibaca 534 Kali

Petugas Loka POM saat melakukan pemeriksaan makanan di beberapa ritel Kota Tanjungbalai

TANJUNGBALAI (MS) – Pastikan pangan yang beredar aman adn bermutu, Loka POM Kota Tanjungbalai melakukan pengawasan intens selama Ramadhan dan lebaran ke sejumlah sarana ritel dan pasar jalanan buka puasa (Takjil).

Dalam kondisi pandemi Covid-19, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melalui Loka POM di Kota Tanjungbalai tetap berkomitmen untuk melindungi kesehatan masyarakat dengan melakukan pengawalan keamanan produk pangan melalui program intensifikasi pengawasan pangan pada Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H.

Program ini terdiri dari 3 kegiatan utama, meliputi pengawasan sarana ritel pangan dari produk pangan tidak memenuhi ketentuan (kadaluarsa, rusak, tanpa izin edar dan label tidak memenuhi ketentuan), sampling dan pengujian pangan jajanan buka puasa (takjil) terhadap bahan berbahaya, dan melakukan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) bagi masyarakat dan pelaku usaha.

Demikian dikatakan Kepala Loka POM di Kota Tanjungbalai, Denny S Purba, SSi Apt, Minggu (24/05/2020).

Menurut Kepala Loka POM di Kota Tanjungbalai, Denny S. Purba, SSi. Apt, pengawasan pangan dilakukan secara intens terhadap 26 sarana ritel pangan yang berada di wilayah Tanjungbalai, Asahan dan Labuhan Batu Utara.

Dari hasil pemeriksaan sarana, 61.54% (16 sarana) memenuhi ketentuan dan
38.46 % (10 sarana) tidak memenuhi ketentuan. Jumlah total temuan produk pangan yang tidak memenuhi ketentuan (TMK) sebanyak 165 produk, dengan 26 produk ditemukan di dalam parsel dan 139 produk diluar parsel.

Rincian tidak memenuhi ketentuan yang dimaksud adalah 107 produk pangan kedaluarsa, 33 produk pangan rusak, 25 produk pangan tanpa ijin edar dan tidak ada ditemukan pangan dengan label tidak memenuhi ketentuan.

Petugas segera menindaklanjuti temuan dengan menurunkan produk pangan TMK dari lemari pajang/display dan dilarang mengedarkan produk tersebut serta melakukan pembinaan tentang cara ritel pangan yang baik terhadap pelaku usaha.

Pengawasan juga dilakukan terhadap pangan buka puasa (takjil) di pasar sore pada ketiga wilayah diatas. Jenis pangan yang telah disampling dan dilakukan pengujian adalah kudapan, mie, es, jelly/agar- agar, dan bakso.

Pengujian ini dilakukan secara cepat dengan menggunakan rapid test kit dengan parameter uji meliputi formalin, boraks, pewarna yang dilarang (rhodamin B dan methanyl yellow) di kantor Loka POM di Kota Tanjungbalai.

Berdasarkan hasil pengujian dari 76 sampel, tiap-tiap parameter uji bernilai negatif. Semua sampel uji pangan buka puasa (takjil) dinyatakan memenuhi syarat.

Kegiatan terakhir, Loka POM di Kota Tanjungbalai intensif melakukan KIE kepada masyarakat dan pelaku usaha pangan buka puasa (takjil) agar senantiasa menjaga kebersihan dan keamanan pangan yang dijual serta menerapkan anjuran keselamatan pencegahan penyebaran Covid-19.

KIE dilakukan menempelkan brosur informasi keamanan pangan pada lemari pajang penjual dan edukasi personal ke masyarakat.

Selama melakukan pengawasan, Kepala Loka POM di Kota Tanjungbalai memastikan keamanan petugas. “Setiap petugas kami wajib mengikuti protokol penanganan Covid-19 yaitu menggunakan APD dan pembatasan jarak fisik (physical distancing) dengan menjaga jarak antar personel minimal 1 meter”, katanya.

Denny Purba juga menghimbau agar masyarakat cerdas sebelum membeli dan mengkonsumsi produk pangan olahan. “Ingat CEK KLIK (Cek Kemasan, Cek Label, Cek Izin edar, dan Cek Kadaluarsa) ,” sebutnya.

Laporan : Gani

Print Friendly, PDF & Email
Please follow,Share and Like us :
tags: ,

Related For Loka POM Kota Tanjungbalai Temukan 107 Produk Makanan Kadaluarsa