Gelandang dan Pengemis Marak di Kota Tebingtinggi, PD IPA Minta Instansi Terkait Tidak Tutup Mata

RAGAM, Tebingtinggi3,622 Dibaca

TEBINGTINGGI (mimbarsumut.com) – Kondisi sosial di Kota Tebingtinggi menjadi perhatian serius, terutama terkait dengan penanganan orang terlantar di jalanan. Di beberapa lokasi, termasuk di titi jembatan Bulian, banyak orang yang hidup dalam keadaan memprihatinkan tanpa perhatian memadai dari Dinas Sosial setempat.

Pantauan mimbarsumut.com, Minggu (26/05/2024) orang-orang terlantar ini terlihat hidup di bawah jembatan dan di pinggir jalan dengan kondisi yang tidak layak. Mereka seringkali kekurangan makanan, pakaian, dan tempat tinggal yang layak.

Hal ini tidak hanya mencerminkan kurangnya perhatian dari pemerintah, tetapi juga menimbulkan keprihatinan bagi masyarakat sekitar yang menyaksikan kondisi ini setiap hari.

Wakil Ketua PD IPA Kota Tebingtinggi, Ahmad Faiz menyampaikan sejauh ini, belum ada tindakan nyata dari Dinas Sosial Kota Tebingtinggi untuk mengatasi permasalahan ini. Meskipun laporan dan keluhan telah disampaikan oleh masyarakat, respons yang diberikan masih minim.

Kepala Dinas Sosial Kota Tebingtinggi dianggap belum menunjukkan itikad baik dalam menanggapi dan menangani isu ini.

Kurangnya perhatian dari dinas terkait ini sangat disayangkan mengingat pentingnya peran mereka dalam memastikan kesejahteraan sosial bagi seluruh warga, termasuk mereka yang terlantar.

Penanganan yang lebih proaktif dan langkah-langkah konkret diperlukan untuk membantu orang-orang ini mendapatkan bantuan dan perawatan yang mereka butuhkan selaras dengan undang undang fakir miskin dan anak-anak yang terlantar dipelihara oleh negara diatur dalam Pasal 34 ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (“UUD 1945”)

Kami harapkan Dinas Sosial segera mengambil tindakan yang diperlukan, termasuk menyediakan tempat penampungan sementara, layanan kesehatan, dan program rehabilitasi untuk membantu orang-orang terlantar kembali ke kehidupan yang lebih baik.

Dengan perhatian yang lebih dari pemerintah dan dinas terkait, masalah sosial ini diharapkan dapat diselesaikan dengan baik, memberikan kehidupan yang lebih manusiawi bagi mereka yang saat ini terlantar di jalanan kalau memang Kepala Dinas sosial tidak mampu mengentaskan permasalahan sosial di Kota Tebingtinggi lebih baik mundur,” tutup Faiz.

Laporan : jihan

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed