Walikota : Melihat Sejarah, Usia Kota Tebingtinggi 103 Tahun Harus Kembali Dikaji

Kamis, Juli 2nd 2020. | RAGAM, Tebingtinggi | Dibaca 517 Kali

Unsur Forkopimda diabadikan usai sidang paripurna istimewa HUT Kota Tebingtinggi ke 103

TEBINGTINGGI (MS) – Walikota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan meminta agar waktu (tanggal dan bulan) pelaksanaan HUT Kota Tebingtinggi yang diperingati setiap tahun, tepat 1 Juli harus dikaji ulang.

Sisa jabatan kami masih ada 2 tahun lagi, dan eksekutif, legislatif dan tokoh masyarakat harus mengkaji ulang waktu pelaksanaan HUT Kota Tebingtinggi. Melihat sejarahnya, umur Kota Tebingtinggi sudah lebih dari 103 tahun.

Hal ini disampaikan Walikota Umar Zunaidi Hasibuan pada sidang istimewa paripurna DPRD dalam rangka memperingati HUT Kota Tebingtinggi ke 103 tahun, Rabu (1/7) di ruang sidang paripurna DPRD Tebingtinggi.

Selain itu, Walikota menyampaikan, peringatan hari jadi Kota Tebingtinggi tahun ini dilaksanakan dalam suasana yang berbeda. Pada peringatan tahun ini kita masih dalam suasana pandemi Covid-19.

“Kita menyadari banyaknya tantangan yang kita hadapi saat ini maupun masa mendatang, namun banyak juga peluang yang bisa kita manfaatkan,” ucap Walikota.

Pemotongan nasi tumpeng oleh Staf Ahli Gubsu

Rapat Paripurna Istimewa hari jadi Kota Tebingtinggi dihadiri Gubsu diwakili Staf Ahli Bidang Ekbang Agus Tripriyono,
Wakil Walikota Ir H. Oki Doni Siregar, Ketua DPRD Basyaruddin Nasution beserta anggota DPRD, unsur Forkopimda, Ketua MUI, pemangku adat, para kepala OPD Camat dan Lurah.

Gubsu dalam kata sambutannya yang disampaikan Agus Tripriyono mengatakan
hari Jadi Kota Tebingtinggi ke 103 sebagai momentum dalam menyatukan seluruh aspek pembangunan, ekonomi dan sosial budaya yang tertuang dalam kebijakan daerah, yang akhirnya bermuara pada upaya dan komitmen bersama dalam membangun Kota Tebingtinggi.

Sidang Paripurna ini sangat istimewa karena seluruh stokholder yang ada di Kota Tebingtinggi baik pemerintah, swasta serta seluruh elemen masyarakat mampu melakukan refleksi betapa setiap waktu yang telah dilewati penuh perjuangan demi perwujutan cita-cita bersama untuk mewujudkan Kota Tebingtinggi menjadi kota sehat dan ramah sesuai dengan thema peringatan tahun ini yaitu bersatu padu mewujudkan kota sehat dan ramah.

Pelepasan balon berhadiah

Sebelumnya, Ketua DPRD Basyaruddin Nasution saat membuka sidang mengatakan, seiring dengan semakin tuanya kota ini tentu berjalan pula dinamika dengan berbagai macam problem yang dihadapi.

Usai Sidang Paripurna Istimewa, dilanjutkan penyerahan penghargaan kepada pemenang setiap perlombaan antar kelurahan serta dilanjutkan pelepasan balon berhadiah dan pemotongan nasi tumpeng oleh Staf Ahli Gubsu bersama Forkopimda.

Laporan : napit

Print Friendly, PDF & Email
Please follow,Share and Like us :
tags: ,

Related For Walikota : Melihat Sejarah, Usia Kota Tebingtinggi 103 Tahun Harus Kembali Dikaji