RSKP Kota Tebingtinggi Kini Direhab Lagi, Tanpa Pengawasa

TEBINGTINGGI (mimbarsumut.com) – Sesuai janji Wali Kota Tebingtinggi Iman Irfian Saragih meningkatkan pelayanan di RSKP (Rumah Sakit Kumpulan Pane), kini RSKP tersebut mulai melakukan renovasi di beberapa titik.

Namun, sangat disayangkan, pengawas proyek baik di gedung inap maupun gedung bedah dan di pembangunan ruang panel dan travo tidak pernah nampak. Jadi, tidak adanya pengawasan proyek, bisa menimbulkan pekerjaan tidak sesuai yang diharapkan.

“Ada beberapa titik pekerjaan tehabilitasi dan ada yang ditangani RSKP dan ada juga yang ditangani PUPR Kota Tebingtinggi,” ujar Boboy Andika Kasubbag Evaluasi dan Laporan RSKP Tebingtinggi.

Disebutkan, dengan adanya program nasional dari pusat, RSKP yang memenuhi syarat harua mengadakan TCathlab. Untuk kegiatan ini harua didukung pengadaan pembangunan ruang panel dan travo. “TChatlab ini memerlukan daya dan tidak bisa putus,” ujar Boboy.

Anggaran pembangunan ruang panel dan travo bersumber dari PAPBD sebesar Rp 397.876.248 dikerjakan CV Atika Sakti Utama dengan masa kerja 60 hari.

Selain itu, ada juga proyek rehabilitasi ruangan layanan CT Scan dengan nilai 298.870.274 bersumber dari P.APBD 2025 dikerjakan CV Pelangi Indonesia.

Beberapa gedung yang direhabilitasi yakni pemeliharaan gedung RSKP Kota Tebingtinggi dengan jumlah anggaran 981.309.276 bersumber dari P.APBD Kota Tebingtinggi 2025, dikerjalan CV Kharya Permata.

Kondisi rumah sakit yang selama ini sudah tak memadai, kini kembali direhabilitasi dan dilengkapi. Tampak ada perubahan, yang selama ini ruang inap dirubah menjadi aula dan ruang pasien diperbaiki dengan dilengkapi AC.

Kondisi pekerjaan ini masih mencapai 60%. Untul mengetahui lebih jelas, pengawas proyek tak ada bisa ditemui di lapangan.

Laporan : napit

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed