10 Fraksi DPRD Batubara Setujui Nota Keuangan R-APBD Tahun 2021 

Bupati Batubara Zahir bersama Ketua DPRD M Safii ,SH saat penandatanganan persetujuan bersama

BATUBARA (MS) – Sebanyak 10 Fraksi DPRD Batubara, menyetujui pendapatan daerah pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Kabupaten Batubara tahun 2021 sebesar Rp 1.135.963.754.652, serta pembiayaan daerah sebesar Rp 81.700.000.000.

Persetujuan 10 Fraksi itu disampaikan pada rapat paripurna pendapat akhir fraksi terhadap laporan badan anggaran (Banggar) atas pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) tahun anggaran 2021, di Gedung DPRD Batubara, Limapuluh Kota, Selasa (17/11/2020).

Fraksi Partai Bulan Bintang (PBB) melalui juru bicara Edi Syahputra, memberikan penghargaan yang tinggi dan apresiasi positif atas kerja keras Banggar DPRD Batubara dalam membahas R-APBD tahun anggaran 2021. Semoga kerja keras yang dilakukan akan mampu memacu peningkatan kinerja DPRD Batubara ke depan. Sekaligus diharapkan dapat memacu peningkatan kin pemerintah kabupaten.

“Menurut hemat kami sudah sangat realistis dan menggambarkan apa adanya dari kemampuan pemkab dalam hal keuangan, baik penerimaan maupun belanja. Namun demikian, untuk kedepan pemkab harus lebih optimal dalam meningkatkan pendapatan asli daerah khususnya sektor pajak daerah dan retribusi,” ujarnya.

Sementara, Bupati Batubara Zahir, MAP mengatakan, Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2021, merupakan penjabaran lebih lanjut dari nota kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten Batubara dengan DPRD Kabupaten Batubara, tentang kebijakan umum anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2021, prioritas serta plafon anggaran sementara anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2021.

Kesepakatan kedua dokumen tersebut penting artinya dalam penyusunan Ranperda APBD tahun anggaran 2021, hal ini merupakan bentuk kesepahaman dan cermin dari keinginan bersama antara pemerintah dan dewan perwakilan rakyat daerah sebagai wakil rakyat yang duduk di dalam struktur pemerintahan.

Ia menyampaikan, penyusunan Ranperda APBD anggaran tahun 2021, tetap berorientasi pada anggaran berbasis kinerja dengan pendekatan penganggaran yang mengutamakan keluaran (output) serta hasil (outcome) dari program dan kegiatan yang akan atau telah dicapai.

Selain itu, pendekatan value for money didalam pelaksanaan anggaran dan program kegiatan akan mempunyai nilai yang ekonomis dan efisien seiring dengan penggunaan perhitungan sesuai standar analisa belanja.

“Buah dari pembangunan harus dinikmati seluruh masyarakat Kabupaten Batubara, program-program pro rakyat harus kita kedepankan melalui prioritas pembangunan yang kita tetapkan menjelang tahun anggaran 2021 ini.

Semangat memacu pembangunan di Kabupaten Batubara ini merupakan manifestasi dari kesungguhan kita dalam pembangunan, sehingga akan memacu semangat kita semua untuk terus mencari dan meningkatkan sumber-sumber pendapatan guna peningkatan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Laporan : Sutan S

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed