Masyarakat Kab. Batubara Rindukan Zona Hijau, Patuhi Prokes

Bupati Batubara Ir Zahir MAP bersama Kapolres AKBP Ikhwan Lubis SH MH saat menyaksikan vaksinasi massal COVID-19 di Kab. Batubara

(FEATURE) Oleh : Sutan S.

Merebaknya issu COVID-19 di Sumatera Utara awal Pebruari 2020 hingga kini masih belum mereda bahkan cendrung meningkat. Masyarakat yang terkonformasi positif COVID-19 dan korban meninggal akibat tertular penyakit mematikan itu terus bertambah

Pandemi COVID-19 telah memukul semua sektor kehidupan. Bukan saja kesehatan manusia yang diancamnya, juga kehidupan sosial ekonomi. Dulu bisa bersilaturahmi tanpa jarak, kini harus physical dan social distancing. Ekonomi juga banyak terdampak, antara lain kehilangan pekerjaan dan pendapatan berkurang.

Akibat pandemi COVID-19 itu juga dirasakan masyarakat Kabupaten Batubara Prov.Sumatera Utara.

Pada pertengahan Juni 2020 Kab. Batubara masih berstatus zona hijau.Namun status zona hijau sulit dipertahankan mengingat Kab. Batubara sebagai lintasan antar provinsi dan perkembangan virus corona di kabupaten tetangga sudah ada yang berstatus zona merah.

Disamping itu, masih kurangnya kesadaran masyarakat dalam mematuhi prokes COVID-19. Sejak minggu keempat Juni 2020 status Kab. Batubara menjadi zona kuning setelah juru bicara Satgas COVID-19 mengimformasikan 3 warga Kab. Batubara terkonfirmasi positif COVID-19.

Kabupaten Batubara menjadi zona merah setelah jurubicara Satgas COVID-19, drg Wahid Khusyairi pada 20 Juli 2020 merilis sudah 21 orang warga Kab. Batubara yang terkonfirmasi positif COVID-19 meski belum ada yang meninggal

Mengantipasi virus mematikan itu tidak semakin berkembang Pemkab. Batubara bersama Polres dan TNI terus bersinergi melakukan penyemprotan disinfekatan secara bertahap ke 12 kecamatan di Kab.Batubara. Personel Polres  Batubara juga membagikan masker gratis kepada masyarakat sekaligus mensosialisasikan tentang bahaya virus corona hingga perlu mematuhi protokol kesehatan (3M)

Polres, Pemkab Batubara, TNI, Forkopimda didukung tokoh agama, tokoh masyarakat dan pemuda bertekat menjadikan Kabupaten Batubara bisa menjadi zona hijau kembali.

Pemulangan ratusan TKI dari Malaysia sampai tahun 2021 ini yang berhenti bekerja dampak dari virus corona ditangani Pemkab Batubara bersama Forkopimda membutuhkan biaya tidak sedikit.

Status zona merah yang terus berkepanjangan membuat Pemkab Batubara, Polres dan personil TNI makin bersinergi mengantipasi penyebaran virus corona.

Untuk mencegah penyebaran virus corona di kalangan anak didik, sekolah disemua tingkatan yang ada di Kab. Batubara diliburkan.

Pembelajaran tetap dilaksanakan dengan cara Belajar Dari Rumah (BDR) Semua tempat hiburan dan lokasi objek wisata juga dihimbau untuk menutup usahanya.Meski belakangan ada juga lokasi objek wisata yang dibuka.

Pemkab Batubara dan Polres juga sudah melakukan vaksinasi COVID-19 dan sudah ribuan warga Kab. Batubara mulai dari ASN, anggota Polri, TNI, Nakes, guru serta masyarakat termasuk lansia yang telah divaksin COVID-19. Harapannya dengan semakin banyak masyarakat Kab.Batubara yang telah divaksin COVID-19 penyebaran virus corona yang mematikan itu tidak semakin berkembang

Pemerintah memberlakukan larangan mudik Lebaran 1442 H sejak tanggal 6 -17 Mei 2021 sebagai antipasi terjadinya lonjakan COVID-19. Polres Batubara membangun Pos Pam / Pos Penyekatan di perbatasan dengan Kab / kota tetangga.

Mengantipasi penyebaran virus corona tidak semakin meluas tiga hari menjelang Lebaran lalu Polres Batubara bersama TNI dan Pemkab Batubara kembali  melakukan penyemprotan disinpektan dengan sasaran tempat-tempat perbelajaan, pasar tradisionil, pasiltas umum serta tempat hiburan caffe serta lainnya.

Polres Batubara menurunkan mobil water canoon dan mobil pendukung lainnya untuk melakukan penyemprotan disinpektan

Pasca Lebaran 1442 H Bupati Batubara Ir Zahir MAP menggelar Rakoor dengan tenaga kesehatan.Rakoor ini memperbaiki sistim pelayanan kesehatan yang lebih baik lagi kedepan, serta melihat trend perkembangan COVID-19 setelah libur Hari Raya Idul Fitri 1442 H.Rakoor dilaksanakan di Aula Rumdis Bupati di Tanjung Gading,Senin (17/5/21)

Pada Rakoor tersebut Kadis Kesehatan Kab. Batubara drg Wahid Khusyairi melaporkan total kasus terkonformasi positif Covid-19 per tanggal 15 Mei 2021 telah meningkat menjadi 919 orang.Meski begitu sebut Wahid, trend perkembangan Mingguan dari awal Januari sampai 15 Mei 2021 terjadi penurunan

drg Wahid menjelaskan data kasus konfirmasi perdesaan dan kelurahan di Kabupaten Batubara, terdapat 4 Desa/ Kelurahan yang menjadi zona merah, yaitu Desa Lalang kec.Medang Deras, Kelurahan Indrapura Kec. Air Putih, Kelurahan Limapuluh Kota Kec. Limapuluh dan Desa Kuala Tanjunga Kec. Sei Suka.

Pada kesempatan itu drg Wahid Khusyairi meminta warga tidak panik dan menghimbau warga Kab.Batubara menjaga kesehatan dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Untuk mengantipasi agar COVID-19 tidak semakin merebak, Bupati Batubara memerintahkan menutup semua lokasi objek wisata pantai maupun tempat bermain yang bisa mengundang kerumunan massa yang ada di Kab.Batubara

Bupati juga mengintruksikan  Satpol PP Kb.Batubara untuk mendirikan posko COVID-19 di tempat-tempat keramaian untuk penegakan protokol kesehatan pasca diumumkannya 4 Desa/Kelurahan di Kabupaten Batubara berstatus zona merah COVID-19

Dampaknya banyak usaha masyarakat yang terdampat dan tutup hingga kesulitan untuk mendapat biaya hidup sehari-hari.

Polres Batubara bersama Pemkab dan TNI memberikan bantuan sembako kepada warga terdampak COVID-19 juga kepada anak yatim dan kaum duafa

Untuk mendisiplinkan masyarakat mematuhi protokol kesehatan menerapkan 3 M demi memutus mata rantai penyebaran COVID-19, Polres Batubara kembali  mensosialisasikan era Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) disusul dengan Operasi Yustisi yang dipimpin oleh Kapolres Batubara AKBP Ikhwan Lubis.

Polres Batubara beserta seluruh jajaran dibantu Sat Pol PP Batubara dan TNI setiap hari menggelar Ops Yustisi.

Sasaran utama Operasi Yustisi adalah Kelurahan/ Desa yang masuk zona merah. Caffe , tempat perbelanjaan, warung dan lainnya yang menjadi tempat masyarakat berkumpul dan melanggar protokol kesehatan langsung dibubarkan dan diperingatkan agar lebih disiplin memakai masker.Tujuannya untuk mendisiplinkan masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan menerapkan 3 M demi memutus matarantai penyebaran COVID-19.

Meski Ops Yustisi rutin dilaksanakan ternyata masih banyak ditemukan masyarakat yang mengabaikan prokes diantaranya tisak memakai masker saat beraktivitas di luar rumah. Ini menandakan masyarakat masih ada yang tidak malindungi diri dan keluarga dari ancaman virus yang mematikan itu.

Operasi yustisi yang rutin digelar Polres Batubara beserta Polsek jajaran diharapkan dapat menekan penyebaran COVID-19.

Kapolres Batubara AKBP Ikhwan Lubis SH.MH bertekat akan bekerja keras agar Kabupaten Batubara bisa kembali menjadi zona hijau

Tekat yang sama juga ditegaskan Bupati Batubara Ir Zahir MAP. Pada setiap kesempatan Bupati Batubara terus  mengedukasi masyarakat agar tetap semangat, berusaha dan berdoa agar pendemi COVID-19  segera berlalu.

Bupati juga  menghimbau masyarakat agar menyayangi diri sendiri dan keluarga dengan mematuhi protokol kesehatan menerapkan 3 M agar terhindar dari penularan virus corona.

Karena makin banyak warga Batubara yang terkonfirmasi positif COVID-19, rencana dimulainya pembelajaran tatap muka (PTM) untuk tingkat SD dan SMP/ sederajat belum dapat dilaksanakan. Sistim belajar dari rumah (BDR) masih tetap dipertahankan

Sementara tingkat SMA / sederajat dibawah naungan Disdik Prov.Sumatera Utara masih tetap libur dan belum pernah melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) meski segala fasilitas untuk penerapan protokol kesehatan sudah dipersiapkan masing-masing sekolah.

Mengantipasi  kekurangan bahan pangan Kapolres Batubara bersama Pemkab Batubara dan TNI terus mengembangkan  “Kampung Tangguh” ketahanan pangan.

Hingga saat ini sudah ada 9 Kampung Tangguh ketahanan pangan yang diresmikan tersebar di 12 kecamatan se-kab. Batubara.

Operai Yustisi yang rutin dilaksanakan Polres Batubara beserta jajaran menyadarkan masyarakat Kab. Batubara pentingnya mematuhi protokol kesehatan (3M) diantaranya tetap memakai masker saat beraktivitas di luar rumah. Apalagi belakangan trend Zona merah COVID-19 di Kab.Batubara mulai memudar menjadi orange.

Tingginya kesadaran masyarakat mematuhi prokes didukung dengan terus dilaksanakannya vaksinasi COVID-19 secara massal, apa yang diinginkan masyarakat Kab. Batubara kembali menjadi Zona Hijau mudah-mudahan akan terwujud.

Bupati Batubara Ir Zahir MAP bersama Kapolres Batubara AKBP Ikhwan Lubis SH
MH saat menyaksikan vaksinasi massal COVID-19 di Kab.Batubara

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed